Eko adalah seorang anak penggembala kambing dari Lampung yang memiliki cita-cita membahagiakan dan meningkatkan kehidupan keluarganya.
Dalam ambisinya, ia menemukan olahraga angkat besi secara tidak sengaja dan berkecimpung disana. Awalnya, teman-teman dan orang tua Eko tidak setuju karena mustahil ia bisa hidup dari angkat besi, tapi Eko kecil tetap konsisten dengan ambisinya karena ia yakin kelak bisa membuat keluarga & bangsanya bangga, jadi ia tetap membulatkan tekat untuk tetap berlatih angkat besi sekaligus menjaga kambing-kambingnya.
Keringat dan kebahagiaan masa kecilnya ia relakan hanya untuk mengejar ambisi, dari pagi sampai siang dia menjaga kambing lalu dilanjutkan dengan latihan mengangkat besi sampai malam, ia tidak peduli walau anak-anak seusia dia masih bermain sedangkan hanya dia yang mengejar impiannya.
Setelah memenangkan kejuaraan Nasional pertamanya, Eko diundang untuk ikut pelatihan nasional, ia harus merantau dari Lampung ke Parung Panjang, Jawa Barat. Saat inilah ia yakin bahwa angkat besi yang digemarinya bisa meningkatkan kualitas hidup keluarganya, dan merupakan satu-satunya cara untuk dapat berkontribusi dan membuat bangsa Indonesia bangga.
Tentunya perjalanan ia tidaklah mudah, meski terus latihan, Eko tidak mendapatkan penghasilan yang pasti, sehingga Ibunya meminta ia untuk kembali ke Lampung untuk melanjutkan menggembala.
Namun Eko tetap mempertahankan prinsipnya, ia berkata pada ibunya bahwa berikan waktu 1 tahun maka ia akan membuktikan bahwa ia bisa mewujudkan ambisi dan cita-citanya.
Ternyata dalam kurun waktu itu ia berhasil mendapatkan medali emas di kejuaraan dunia angkat besi junior. Dan dimulai dari saat itu berbagai macam medali ia dapatkan untuk Indonesia.